My Lifestyle, My Journey, My Happiness

January 31, 2018

[Resensi] Damar Hill: Meraih Cita dan Cinta di Saat yang Sama itu Bukan Mustahil

by , in


Saya mungkin termasuk yang terlambat membeli dan membaca novel yang bersampul unik ini, Damar Hill. Sebenarnya sih sudah tertarik dari awal saat infonya diposting di wall facebook penulisnya, Bulan Nosarios. Tapi saat itu jatah membeli buku sedang jatuh kepada si kakak, Afra. Ya sudahlah, saya mengalah dulu. Juga ada kesempatan mendapatkan novel ini secara free saat Mbak Dian Restu Agustina mengadakan giveaway di blog-nya. Ehh, bukan rezeki saya ternyata. It’s okay. Akhirnya Damar Hill pun berada dalam genggaman saya pada akhir Desember 2017 yang lalu.

January 30, 2018

Ayah Bunda Pejuang LDR Juga Bisa Kompak Mendidik Anak dengan Tokcer

by , in


“Suaminya kerja di luar kota, ya? Jadi gak bisa berkontribusi untuk masyarakat sekitar, dong!”

“Kenapa gak berbisnis di rumah saja? Daripada jauh-jauhan gitu?”

“LDR? Duh, kalo aku enggak sanggup, deh. Pusing kalo disuruh mikirin anak sendirian.”
January 29, 2018

Blitar, Tempat Singgahku yang Tak Hanya Sebentar

by , in
Sumber: IG @iloveblitar


Saya kira setiap orang selalu punya tempat-tempat istimewa di hatinya. Biasanya itu berkaitan dengan tanah kelahiran, kota tempat kuliah, daerah yang pernah lama disinggahi, atau sebuah belahan bumi yang sangat ingin dikunjungi. Ada yang ingin menambahkan?
January 28, 2018

Jalan Kaki: Olahraga Sederhana dan Sumbangsih Kecil untuk Indonesia

by , in


Jika ada pertanyaan tentang jenis olahraga favorit saya, maka saya akan menggolongkannya dahulu menjadi olahraga favorit zaman old dan zaman now. Walau pun bukan seseorang yang hobi banget berolahraga dan bukan pula atlit, ada deh olahraga yang saya sukai. Saat saya masih kecil, ayah saya gemar melakukan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) di rumah. Saya pun meniru gerakan senam beliau sebisa saya. Waktu itu TVRI sedang rutin menayangkan siaran Olimpiade di Seoul. Saya pun terkagum-kagum dengan para atlit yang berlomba menampilkan bakat terbaiknya. Ada yang ingat itu tahun berapa?
January 27, 2018

Obat Tradisional: Jangan Jadi Pilihan Final

by , in

Beberapa waktu yang lalu saat menghadiri sebuah acara, saya bertemu dengan salah seorang kenalan ibunda saya. Kami berbincang-bincang sebentar dan sebelumnya beliau menanyakan kabar ibu saya. Saya menjawab bahwa ibu saya sehat, hanya kadang-kadang kakinya terasa pegal-pegal. Beliau menimpali bahwa hal yang sama juga dirasakannya. Tapi beliau mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi dua buah kapsul herbal tertentu setiap hari, pegal-pegal di kakinya bisa berkurang. Beliau enggan memeriksakan keluhannya tersebut secara medis karena baginya terapi obat herbal seperti itu sudah cukup. Anda pernah menjumpai situasi yang demikian?
January 26, 2018

[Resensi] Gadis Pecinta Hujan yang Kesepian

by , in



Januari masih tersisa lima hari lagi. Demikian juga dengan hujan. Masih belum ada tanda-tanda ia ingin undur diri. Hujan, tidak sedikit yang bersungut-sungut karena kedatangannya. Tapi tidak terhitung pula yang menyukai kehadirannya. Bagi para pecinta hujan, biasanya mereka mengawalinya dengan doa. Agar hujan datang membawa rahmat, dan bukan bencana. Ada pula yang menjadikannya sumber inspirasi. Maka hujan tertuang dalam berbagai deskripsi warna-warni yang berwujud puisi, lagu, cerita pendek, hingga novel. Resensi buku saya kali ini pun ingin berbicara tentang hujan dan seorang gadis kesepian yang mencintainya.
January 26, 2018

Sawo Matang Haruskah Jadi Bengkuang?

by , in



Putih itu cantik. Anda setuju? Saya setuju. Hal yang pertama kita tangkap saat melihat seseorang adalah wajahnya. Ada standar kecantikan yang tertanam di alam bawah sadar bahwa perempuan cantik salah satunya adalah yang mempunyai kriteria tersebut. Walaupun saya tidak menghadirkan persentase penilaian tentang ini, iklan produk kecantikan yang menampilkan sosok perempuan berkulit putih bisa mewakilinya. Hampir tidak pernah saya jumpai produk kecantikan yang bintang iklannya berkulit gelap. Ada yang tahu kenapa? Menurut saya pribadi, perempuan berkulit putih memang cocok mengenakan busana dengan warna apa pun. Padu padan make-up juga lebih fleksibel pilihan warnanya bagi mereka. 
January 24, 2018

Jeniper Hangat, Minuman Sehat yang Jadi Sahabat

by , in
Orang Jawa mempunyai akronim yang pas untuk bulan Januari yaitu ‘hujan sehari-hari’. Dan itu tepat sekali. Pada bulan ini, sinar matahari hanya sesekali menampakkan diri. Hujan dan suasana dingin hampir setiap hari mewarnai, membuat saya melakukan berbagai cara untuk menghalau rasa dingin yang menerpa. Salah satu yang saya lakukan adalah menyeduh minuman hangat. Walaupun tidak setiap kali hujan saya melakukannya, sih. Biasanya saya menyeduh teh hijau beraroma melati atau cappuccino panas. Mamma mia... Saya menyukai kedua jenis minuman tersebut, tapi sebenarnya ada yang lebih saya sukai dan saya meminumnya setiap hari. Apa itu? Jeniper! (tanpa Lopez).
January 23, 2018

Bullying Pada Anak? Ini Cara Sederhana Meminimalisirnya

by , in



Saya lupa kapan persisnya saat saya tidak sengaja melihat video lewat facebook yang mempertontonkan adegan kekerasan yang membuat miris. Seorang anak perempuan usia SMP yang awalnya diejek-ejek oleh kerumunan teman sekolahnya, lalu berlanjut dengan dipukul, dijambak dan… ah, saya tidak tega menontonnya sampai selesai. Saya tidak habis pikir dengan orang (anak?) yang merekam adegan itu. Kok ya tega dan diam saja atas tindakan tidak benar yang dilihatnya. Sebuah PR besar menanti kita sebagai orang tua dan anggota masyarakat yang pastinya ingin anak kita tumbuh besar di lingkungan baik-baik saja. Kenyataannya, dunia di luar sana kadang tidak seramah yang kita sangka.
January 22, 2018

Museum Radya Pustaka dan Sebuah Kenangan Bersahaja

by , in
Sumber: IG @soloindonesia


Setiap kali mudik ke rumah mertua di Solo, Jawa Tengah, kami sekeluarga selalu menyempatkan untuk berkeliling ke beberapa tujuan wisata. Tentunya setelah silaturrahmi ke seluruh keluarga besar terlaksana. Daerah Solo Raya -seperti halnya Malang Raya- memiliki banyak destinasi wisata yang menarik. Mulai dari wisata alam, wisata budaya, sampai  wisata kuliner tersedia di sana, tinggal pilih saja. Jika Malang Raya mempunyai Batu, Solo Raya punya Karanganyar. Di daerah kami ada bakso Malang, di tanah kelahiran suami saya ada bakso Solo. Itulah mengapa saat berada di sana, saya seperti merasa di rumah sendiri. Yes, it feels like coming home.
January 17, 2018

[Cerita Anak] Menyelamatkan Elang Hitam

by , in




Ahmad senang sekali karena libur semester telah tiba. Anak kelas tiga SD yang tinggal di Surabaya itu berlibur sekeluarga ke rumah pamannya di Deli Serdang, Sumatera Utara. Paman Haryo namanya. Ia tinggal di desa yang indah dan berudara sejuk. Paman Haryo beternak burung Puyuh di halaman belakang rumahnya.
January 11, 2018

Ayat-Ayat Cinta 2: Saatnya We Time Bareng Afra

by , in


Afra dan emaknya mejeng bareng Mas Fahri :D


Per tanggal 7 Januari 2018, perolehan penonton film Ayat-Ayat Cinta 2 (AAC 2) sudah mencapai dua juta lima ratus ribu sekian. Itu adalah sebuah pencapaian yang sangat bagus untuk ukuran box office film Indonesia. Saya yang menonton AAC 2 pada tanggal 30 Desember 2017 yang lalu ikut menyumbang angka itu, lho :) Maka rasanya sayang jika acara menonton di bioskop tersebut tidak dikenang di sini. Apalagi sebelumnya saya juga sudah membaca novel sekaligus meresensinya. Jika ditambah menonton filmnya, fix sudah saya sebagai pecinta Fahri, eeh.. gak ding. Saya mah pecinta Hari (nama misua) :D
January 06, 2018

The Fear Between Us: Terbit Novelku, Hilang Takutku

by , in



Bertahun-tahun yang lalu saya membaca sebuah artikel pendek yang ditulis oleh M. Irfan Hidayatullah tentang membangun makna lewat remah kata. Ketua Umum Forum Lingkar Pena periode 2005-2009 itu menyebutkan bahwa kata adalah kendaraan bagi makna. Ya, berbagai kata yang dikumpulkan oleh seorang penulis dimaksudkan sebagai sarana penyampai makna. Metaforanya menurut saya unik, yaitu:
January 03, 2018

[Fiksi Mini] Hidden Love & Gagal Kurban

by , in




Mursidi menyalami beberapa pemuda yang berpamitan pulang. Mereka adalah teman satu kampus Anggara. Acara tahlilan di rumah Pak Gunawan, majikannya, baru saja selesai.
“Sudah ada kabar dari Warsih?” Pak Gunawan yang duduk di sampingnya bertanya untuk kesekian kalinya. Mata pria paruh baya itu masih terlihat sembab.
“Belum, Pak,” Mursidi menjawab cepat, sengaja. Agar ragu-ragunya tidak terlihat.