It's My World Full of Words

Omelet Oatmeal Beluntas, Praktis Saat Harus Bergegas



Saya sebenarnya lumayan suka memasak. Ya, hanya lumayan tapi tidak jago. Maka blog ini pun tidak banyak memuat tentang resep masakan, sekadarnya saja. Dalam keseharian pun saya cenderung memasak yang simpel dan praktis. Ditambah sekarang ada si kecil, rasanya waktu memasak saya tidak banyak. Alhamdulillah, suami saya termasuk tipe orang yang makannya tidak rewel. Beliau lebih suka makan lalapan plus sambal, sayur sop, dan sayuran sederhana lain yang menyegarkan. Jika harus memasak yang berat dan memerlukan waktu lama seperti nasi kuning dan pelengkapnya biasanya saya akan minta bantuan ibu, hehe.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Di hari kedua belas program #SatuHariSatuKarya-nya Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) ada sub tema yang pas untuk saya pilih: masakan super simpel dan cepat. Nah, ini dia. Maka kali ini saya memilih untuk menuliskan resep masakan praktis yang biasa saya buat yaitu Omelet Oatmeal Beluntas. Saya kira semua ibu akan setuju bahwa omelet atau telur dadar ala barat ini tidak memerlukan waktu yang lama untuk membuatnya. Lalu kok ada oatmeal dan beluntas-nya?

Nah, oatmeal ini selalu tersedia di rumah saya karena si adek doyan. Emaknya juga, sih. Oatmeal yang kaya serat, baik untuk kesehatan jantung, dan bisa menurunkan kadar kolesterol ini sayang jika tidak dijadikan makanan harian. Sedangkan daun beluntas tumbuh subur di kebun belakang rumah saya. Tinggal petik, cuci, dan masak, deh. 

Beluntas tumbuh rimbun di kebun belakang

Selain untuk omelet, biasanya beluntas ini cocok untuk dimasak bothok. Mengkonsumsi beluntas dipercaya bisa menghilangkan bau badan yang tidak sedap, mengurangi pegal linu, dan mengatasi perut kembung. Jika keduanya dipersatukan dengan telur, pastinya akan menghasilkan omelet lezat yang kaya manfaat. Yuk, cekidot!

Bahan:

 3 butir telur ayam
2 sdm bawang goreng
2 gram merica bubuk
½ sdt garam atau sesuai selera
2 buah cabe rawit (lupa gak difoto, hehe)

100 gram beluntas, cuci bersih, iris kasar

3 sdm oatmeal instan, larutkan dengan 80 ml air mendidih


Cara membuat:

Haluskan bawang goreng, merica, garam, dan cabe. Masukkan ke dalam mangkuk berisi telur, tambahkan oatmeal, aduk rata.

Masukkan irisan beluntas ke dalam adonan sebelumnya. Aduk rata kembali.

 Dadar di atas teflon sesendok sayur, boleh juga langsung didadar semuanya.

Angkat jika sudah matang. Siap dihidangkan.
 
Tuh, praktis sekali, kan? Saat harus bergegas atau terburu-buru, masak omelet oatmeal beluntas ini jadi andalan saya yang jitu. Omelet ini cocok jika disantap bersama nasi hangat dan sambal. Pake mayonais pedas juga bisa. Selamat mencoba ^^ Kalau Anda, apa resep praktis yang biasanya jadi andalan?
 
Salam praktis lover,






Tulisan ini diikutsertakan dalam program Tantangan #SatuHariSatuKaryaIIDN

6 comments:

  1. Mbaaakk Tatiek, pengen nyoba ganti variasi dadar.. Selain beluntas apa yaa mbak, kacang panjang bisa gak Mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada temen yang menyarankan pake Daun Belinjo, Mbak. Nah kalo kacang panjang saya belum pernah nyoba sih, Mbak. Pastinya kudu diiris tipis itu biar matang saat didadar karena waktu memasaknya kan sebentar. Kapan2 saya coba juga ah :)

      Delete
  2. Mbak...Itu sehat banget, udah oatmeal, telur ada beluntasnya pula...
    Aku susaaah nemu beluntas di sini ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, insya Allah sehat nih. Btw sama ma saya pas di Batam dulu, susah dapetin beluntas. Padahal di rumah mah membludak stoknya :)

      Delete
  3. Beluntas, kesukaannku. Tapi susah sekali nyari daun ini di Jakarta. Dibikin keripik enak, direbus aja saya udah doyan banget. Duh, jadi kemecer Mbak.

    ReplyDelete
  4. duhhh pengenn banget icip-icip....hhehehe

    ReplyDelete