My Lifestyle, My Journey, My Happiness

Mengenal 5 Masjid Pertama di Negeri Minoritas Muslim


Pembicaraan tentang masjid selalu menarik perhatian saya, baik dari segi dakwah, bangunan, atau kisah-kisah di baliknya. Sebisa mungkin, saya ingin mengunjungi masjid yang menarik perhatian saya itu. Ingin meninggalkan jejak sujud saya di sana. Semoga lantai masjid itu kelak menjadi saksi sebagai bumi yang pernah saya pergunakan untuk menyembah Allah Swt. Aamiin.

Begitu mudah menemukan masjid di negeri ini. Namun ada PR yang merupakan tugas kita bersama yaitu memakmurkannya, tak hanya membangunnya semegah mungkin.

Lalu bagaimana dengan masjid di luar negeri sana? Khususnya masjid yang didirikan di negara dimana muslim menjadi minoritas?

Ini dia 5 masjid yang pertama berdiri di sana:

1. Masjid Raya Xi'an

Ini adalah masjid besar pertama yang berdiri di Cina. Letak masjid ini berada di Kota Chang'an yang sekarang lebih dikenal dengan nama Kota Xi'an.

Masjid Raya Xi'an ini sudah didirikan sejak abad ke-8 Masehi. Tentu saja ada beberapa kali renovasi yang dilakukan pada masjid raya ini. Adapun renovasi terakhir Masjid Raya Xi'an terjadi pada abad ke-18 Masehi dengan mengubah bentuk masjid sesuai dengan gaya arsitektur Tiongkok.

Bentuk Masjid Raya Xi'an ini khas, berbeda dengan masjid-masjid di Cina bagian barat, misalnya di daerah Xinjiang. Di sana, bentuk masjid-masjidnya serupa dengan arsitektur Arab yaitu memiliki kubah dan menara.

2. Vienna Islamic Center

Masjid Islamic Center Wina di Austria dibangun pada tahun 1975 sampai tahun 1979. Raja Saudi Arabia saat itu, Raja Faisal bin Abdul Aziz, menyumbangkan dana untuk pembangunan masjid ini.

Sebelumnya, pada tahun 1968 ada 8 negara Islam yang melakukan "patungan" untuk membeli lahan yang akan didirikan masjid di atasnya. Hal ini tentu saja telah disetujui oleh pemerintah Austria.

Dalam prasasti pembangunan Vienna Islamic Center tertulis: "Vienna Islamic Center. Pembangunan atas inisiatif beberapa kedutaan besar negara-negara Islam, terutama Raja Faisal bin Abdul Aziz dari Saudi Arabia. Peletakan batu pertumbuhan pada 28 Februari 1968. Diresmikan pada 20 November 1979 bertepatan 1 Muharram 1400 H oleh Presiden Austria, Dr. R. Kirschschlager."

3. Masjid Kobe

Masjid pertama di Jepang ini didirikan pada bulan Oktober 1935 di Kota Kobe. Dana untuk membangun masjid ini berasal dari sumbangan Komite Islam Kobe. Arsitek masjid ini adalah seorang berkebangsaan Ceko yaitu Jan Josef Svagr. Dia merancang Masjid Kobe dengan gaya arsitektur Turki tradisional.

Tercatat, ada dua peristiwa penting yang berkaitan dengan masjid ini. Pertama, pada tahun 1943, Masjid Kobe pernah ditutup oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang alias saat terjadi Perang Dunia II.

Kedua, Masjid Kobe memiliki ruang bawah tanah dan struktur bangunan yang kuat sehingga masjid ini tetap utuh saat terjadi gempa bumi Hanshin pada tahun 1995. Alhamdulillah.

4. Masjid Shah Jahan

Masjid pertama di Inggris ini dibangun pada tahun 1889 sehingga masjid ini sekarang tercatat sebagai bangunan bersejarah. Pencetus pembangunan Masjid Shah Jahan adalah seorang dokter berkebangsaan Hungaria yaitu Dr. Gottlieb Wilhelm Leitner.

Masjid yang terletak di Jalan Oriental, Woking, ini dibangun dengan arsitektur cantik bergaya India Mughal. Masjid ini pernah mengalami renovasi pada tahun 1995 dan bentuknya tetap cantik.

5. Masjid North Dakota

Inilah masjid pertama yang didirikan di tanah Amerika Serikat pada tahun 1929. Pendirinya adalah para imigran muslim dari Lebanon dan Suriah. Mereka adalah para pekerja yang berniat juga untuk berdakwah menyebarkan Islam di Amerika.

Awalnya, mereka membangun sebuah masjid di tengah padang rumput dengan bentuk seperti rumah pada umumnya. Tidak ada ornamen khas masjid. Sungguh sangat sederhana, dengan ukuran 33 meter persegi. Sekarang, bentuknya lebih menyerupai masjid dengan ada kubah di atasnya.

Wah, sungguh masjid-masjid bersejarah yang mengandung banyak kisah. Ada niat mulia dari para pendirinya. Juga ada semangat juang untuk mensyiarkan Islam dengan kondisi yang "semampunya". Allah Swt yang akan memberi balasan yang baik pada mereka.

Sungguh, ini adalah 5 masjid yang layak dikunjungi. Mungkin enggak, ya?



Salam pecinta masjid,
Tatiek



#ODOPDay27

No comments:

Post a Comment